AYOJAKARTA.COM-- Meskipun Mahfud MD sempat mengungkapkan bahwa ada gerakan bawah tanah yang ingin mempengaruhi vonis Ferdy Sambo cs, tapi dapat dipastikan Hakim akan berlaku adil.
Mahfud MD sebagai Menko Polhukam ikut mengawasi jalannya proses hukum Ferdy Sambo cs terlebih Sambo merupakan mantan Kadiv Propam Polri.
Sidang putusan vonis Majelis Hakim kepada terdakwa Ferdy Sambo cs rencananya akan berlangsung pada 13 Febuari mendatang, Mahfud MD menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Majelis Hakim.
“Kita serahkan saja kepada Hakim, apapun nanti keputusannya ya kita tidak bisa mengelak,” kata Mahfud MD, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTV (3/2/2023).
Dalam pengamatannya, Menko Polhukam menilai bahwa hakim, jaksa , dan juga pengacara dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat bersikap profesional dalam persidangan.
Mahfud MD memastikan bahwa vonis yang akan diberikan kepada para terdakwa akan adil dan sesuai prosedur hukum.
Baca Juga: Terkuak! Senyum Sinis Jaksa Mendengar Duplik Putri Candrawati, Ternyata Karena Hal ini…
Diketahui terdakwa dalam kasus pembunuhan Yosua adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf.
“Selama pantauan saya terhadap terhadap jalannya sidang ini, hakimnya cukup profesional, jaksanya juga, pengacaranya juga, sehingga masyarakat tinggal menunggu sekarang mana yang oleh Hakim putusan yang dianggap adil,” ujar Mahfud MD.
Perdebatan-perdebatan panas yang selama ini ada di dalam persidangan dirasa masih dalam batas wajar.
“Selama ini masih bagus kok jalannya sidang, berdebat berdebat biasa di pengadilan,” kata Mahfud MD.
Tapi di sisi lain Ketua Kompolnas Benny Mamoto memberikan warning kepada pihak-pihak yang saat ini sedang menangani kasus Ferdy Sambo untuk berhati-hati.
Ketua Kompolnas menduga bahwa upaya yang dilakukan oleh pihak Ferdy Sambo untuk mempengaruhi vonis tidak akan berhenti karena terdapat banyak rencana yang akan dilakukan.
“Warning kepada seluruh jajaran yang sedang menangani agar hati-hati dan waspada. Nah upaya ini tidak akan berhenti. Satu jurus dilakukan tidak berhasil, dia akan pakai jurus yang lain dan itu akan terus menerus dilakukan,” ujar Benny Mamoto.
Peringatan tersebut ditunjukan juga termasuk kepada jajaran Majelis Hakim dan juga Jaksa Penuntut Umum.
Namun Benny Mamoto tidak bisa menyampaikan sejauh mana gerakan bawah tanah Ferdy Sambo telah beraksi.
“Saya tidak berani menyampaikan itu ya, tentunya itu semua harus didukung dengan bukti. Tapi kita harus belajar dari apa yang selama ini terungkap,” kata Benny Mamoto.
Sebelum vonis dijatuhkan, Benny Mamoto memberikan himbauan kepada pihak-pihak yang bersangkutan menangani kasus pembunuhan Yosua untuk selalu waspada.***

Share this article
Mahfud MD memastikan bahwa vonis yang akan diberikan kepada para terdakwa akan adil dan sesuai prosedur hukum.