AYOJAKARTA.COM – Jenderal Andika Perkasa sudah memasuki usia pensiun pada Desember ini setelah menjabat Panglima TNI dari tahun 2021.
Pada Sidang Paripurna DPR RI ke-12 yang digelar di gedung DPR Senayan Jakarta Pusat pada Selasa, 13 Desember 2022 telah disahkan Panglima TNI yang baru.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Yudo Margono menjadi sosok yang dinyatakan sah sebagai Panglima TNI menggantikan Andika Perkasa.
Baca Juga: Mengenal Arti Letkol Tituler, Pangkat TNI yang Diberikan Menhan Prabowo Pada Deddy Corbuzier
Pengesahan ini dimulai dengan terlebih dahulu menyampaikan fit and proper test calon Panglima TNI oleh Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid.
Fit and proper test adalah uji kelayakan dan kepatutan yang sebelumnya sudah dilakukan oleh Komisi I DPR pada 2 Desember 2022.
Pada saat itu Yudo didampingi oleh petinggi staf TNI yaitu Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Baca Juga: Dipimpin Puan Maharani, DPR Kasih Restu Yudo Margono Jadi Panglima TNI yang Baru
Selain itu Yudo juga diantar dan ditemani oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Sidang Paripurna DPR RI dipimpin oleh Ketua DPR RI yaitu Puan Maharani dan dihadiri oleh 21 anggota DPR secara fisik serta 195 anggota DPR lainnya secara virtual.
Dalam penyampaian itu Jenderal Andika Perkasa diberhentikan dengan hormat sebagai Panglima TNI dan juga diberikan apresiasi atas dedikasinya membawa TNI semakin maju dan profesional.
Yudo Margono akan secara resmi menjabat sebagai Panglima TNI setelah dilakukan pelantikan oleh Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Makin Gagah, Deddy Corbuzier Dapat Pangkat Letkol Tituler TNI AD dari Prabowo
Yudo menegaskan setelah pelantikan ia akan menjalankan program-program yang telah berjalan dalam masa kepemimpinan Andika Perkasa.
Ia juga akan fokus pada peningkatan prioritas keamanan pada daerah-daerah yang memiliki kerawanan tinggi. Hal ini disampaikan oleh Yudo dalam konferensi pers Pimpinan DPR RI dan Calon Panglima TNI.
“Tentang prioritas ya, prioritas kemarin sudah sampaikan, tanggapan dan saran juga dari Komisi 1 untuk daerah-daerah yang kerawanannya tinggi ya khususnya di daerah-daerah perbatasan laut, perbatasan darat,” ujar Yudo, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Narasi Newsroom pada Kamis, 15 Desember 2022.
“Juga daerah-daerah yang sekarang ini menjadi kerawanan strategis, seperti kita ketahui bersama seperti Natuna kemudian Papua, Aceh dan sebagainya,” kata Yudo menambahkan.
Keputusan Yudo tersebut sesuai dengan saran yang diberikan dari anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP yaitu Tubagus Hasanuddin.
Tubagus menyarankan Yudo untuk menjalankan masa tugas dengan efektif dan maksimal mengingat masa jabatannya yang terbilang singkat.
“Jangan terlalu banyak konsep ke depan yang tidak bisa diselesaikan. Sebaiknya melanjutkan saja apa yang sudah direncanakan Panglima TNI sebelumnya,” ujar Tubagus Hasanuddin.
“Kerjakan sesuai waktu yang ada karena waktunya sangat singkat. Mungkin 5 Oktober 2023 sudah uji kelayakan dan kepatutan lagi untuk panglima baru,” saran Tubagus Hasanuddin.***
Share this article
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Yudo Margono menjadi sosok yang dinyatakan sah sebagai Panglima TNI menggantikan Andika Perkasa.