AYOJAKARTA.COM - Pada 21 November 2022 lau, gempa berkekuatan 5,6 skala Richter terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Berdasarkan akun Instagram BPBD Kabupaten Cianjur, sampai dengan tanggal 27 November jam 16:15; gempa tersebut tercatat sudah menewaskan 321 orang.
Selain korban jiwa, kerugian material yang terjadi akibat gempa juga membuat 62.628 bangunan rumah mengalami kerusakan.
Dibalik dahsyatnya bencana gempa bumi Cianjur, masyarakat diperkenalkan dengan istilah Sesar Cimandiri.
Sesar tersebut bahkan sempat dipercaya publik sebagai penyebab dari timbulnya bencana gempa bumi Cianjur.
Namun Daryono selaku Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG; meluruskan bahwa gempa Cianjur bukan disebabkan oleh Sesar Cimandiri.
Baca Juga: Tetap Waspada! Daftar 6 Sesar Ini Berpotensi Sebabkan Gempa yang Ancam Jakarta dan Jawa
Melainkan disebabkan oleh sesar aktif di sekitar sesar Cimandiri yang disebut Zona Sistem Sesar Cimandiri.
"Karena ini PR bagi kami, para ahli kebumian, para pakar geologi, tektonik sehingga perlu melakukan upaya identifikasi yang lebih cepat," kata Daryono.
Patahan atau sesar aktif adalah lapisan kulit bumi atau kerak bumi yang merekah, patah atau bergeser, atau dalam bahasa awam tanah yang terbelah.
Di wilayah Jawa Barat terdapat sebanyak enam sesar aktif yang berpotensi menyebabkan gempa dahsyat bagi Jakarta, berikut daftarnya.
Baca Juga: Bahaya Sesar Cimandiri yang Mengharuskan Masyarakat Bedol Desa ke Tempat Lebih Aman
Sesar Cipamangkis, berada di wilayah kabupaten Sukabumi bagian timur yang pada 2018 tercatat pernah menunjukkan aktivitasnya.
Sesar Garut Selatan atau Garsela, adalah sesar yang memanjang sejauh 42 KM dari selatan Garut hingga ke selatan Bandung.
Sesar aktif ini pernah menyebabkan gempa dan mengguncang wilayah Kamojang, Kabupaten Garut pada 18 Juli 2017 dengan magnitudo 3,7.
Sesar Citarik, adalah sesar yang membentang dari wilayah Pelabuhan Ratu Sukabumi, hingga ke kabupaten Bekasi.
Sesar Lembang, adalah sesar aktif yang berada di sebelah utara kota Bandung, membentang sepanjang 30 KM dengan arah dari barat hingga timur.
Pada 2011 sesar ini pernah menimbulkan gempa berkekuatan 3,3 SR yang menghancurkan sebanyak 384 rumah warga.
Baca Juga: Fakta Sesar Darat Penyebab Gempa Cianjur : Tak Berpotensi Tsunami, Tetapi Sangat Berbahaya!
Sesar Baribis, merupakan satu dari enam sesar yang aktif di wilayah Jawa Barat yang membentang sepanjang 100 KM dari Purwakarta hingga bukit Baribis, Majalengka.
Pada tahun 1780 sesar ini menyebabkan kota Jakarta diguncang gempa, tahun 1862 di Karawang, 1990 di Majalengka.
Dalam sebuah studi yang dilakukan Sri Widiantoro, Guru Besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB.
Sesar inilah yang akan menjadi ancaman dan memiliki potensi besar menghancurkan kota Jakarta dengan gempa.
Sesar Cimandiri, sesar yang terletak di Kabupaten Cianjur merupakan sesar tertua berdasarkan umur kapur.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta dari kanal Youtube Angka & Data pada Senin, 28 November 2022. ***

Share this article
Wajib tahu berikut daftar 6 sesar atau patahan aktif yang berpotensi sebabkan gempa di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.