Hati Nuraninya Tergerak, Dedi Mulyadi Tunjuk Otto Hasibuan sebagai Pengacara 5 Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi

AYOJAKARTA.COM - Langkah cepat diambil Dedi Mulyadi l, aktivis sekaligus politikus dengan membantu lima mantan terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon untuk mendapatkan keadilan.

Dedi Mulyadi menunjuk Otto Hasibuan untuk memberikan pendampingan hukum terhadap lima mantan terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut menilai bahwa ada kejanggalan pada kasus pembunuhan Vina Cirebon yang kini sedang banyak dibicarakan publik.

Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Intens Investigasi pada 12 Juni 2024, Dedi Mulyadi menggelar konfrensi pers didampingi Otto Hasibuan juga keluarga mantan terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Baca Juga: Ragukan Keterangan Aep, Dedi Mulyadi Datangi Lokasi Pembunuhan Vina Cirebon hingga Adakan Rekonstruksi dengan Saka Tatal

Adanya kejanggalan terhadap penetapan lima tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon delapan tahun lalu, menggugah hati Dedi Mulyadi untuk turun langsung ke tempat kejadian perkara agar mendapatkan informasi yang valid.

Tak tanggung-tanggung, Dedi Mulyadi  melakukan rekonstruksi bersama dengan beberapa terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Pria kelahiran 53 tahun silam tersebut juga bertemu dengan Aep yang merupakan saksi pada saat terjadi peristiwa pembunuhan tersebut.

Namun, beberapa keterangan yang diungkap Aep berbeda dengan fakta yang Dedi Mulyadi dapatkan sendiri di lapangan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Blusukan ke TKP Kasus Vina-Eki Cirebon, Beberkan Fakta Mengejutkan Ini dan Yakin 5 Tersangka Tak Bersalah?

Dedi Mulyadi akan membantu mengungkap kasus ini, dimulai dengan salah satu terpidana pembunuhan yaitu Saka Tatal yang saat ini telah bebas.

"Pertama yang saya ingin lihat bener enggak Saka Tatal ini tidak melakukan, maka saya ingin membereskan Saka Tatal dulu", Kata Dedi.

Bahkan Dedi bertemu dengan saksi baru yang menguatkan bahwa Saka Tatal dan rekannya berada di tempat berbeda saat pembunuhan Vina terjadi.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Turun Gunung Usut Para Saksi Kasus Vina Cirebon, Ternyata Aep Ketahuan Bohong!

Hingga Dedi menyimpulkan bahwa tidak mungkin para terpidana termasuk Saka Tatal dapat melakukan aksi pembunuhan jika mereka berada di tempat yang berbeda.

"Akhirnya saya berkesimpulan bahwa tidak mungkin orang melakukan pembunuhan, pemerkosaan dalam waktu yang sama dengan posisi yang berbeda", ungkap Dedi Mulyadi.

Berbekal informasi tersebut, Dedi Mulyadi menyarankan kelurga dari lima terpidana pembunuhan Vina untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

"yang dibutuhkan para terpidana ini adalah PK dengan adanya Novum baru", Ujar Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Sebut Aep Berbohong Soal Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Ini Kesimpulan Yang Diambil!

Dedi Mulyadi merasa harus ada bantuan dari pihak lain yang merasa tergerak secara hati nurani.

"Harus bertemu dengan pengacara, advokat, tokoh yang secara hati nurani tergerak, berdasarkan pertimbangan rasa dan kemanusian, bahwa ini ada orang-orang yang hidupnya susah", ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menunjuk Otto Hasibuan menjadi pengacara keluarga lima tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.

"Saya menyerahkan sepenuhnya nasib lima terpidana pada Pak Otto Hasibuan", tutur Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi berharap bahwa nantinya semua pihak yang menangani PK dapat terketuk hatinya untuk mencapai keadilan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Saka Tatal
# Vina
# Otto Hasibuan
# pembunuhan
# Cirebon
# Dedi Mulyadi

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.