AYOJAKARTA.COM -- Setiap menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, berbagai jenis dan modus kejahatan perlu mendapat perhatian dari seluruh lapisan masyarakat.
Selain karena memanfaatkan kekurang waspadaan dari korban, pelaku kejahatan juga menggunakan momen Idul Fitri sebagai pemikat untuk bisa mendapat simpati.
Tanpa adanya kewaspadaan dari korban, tidak jarang pelaku kejahatan bisa dengan leluasa mendapat berbagai jenis keuntungan saat menjelang Idul Fitri.
Salah satu modus kejahatan terbaru yang saat ini tengah menjadi sorotan adalah melakukan pencurian dengan berbekal aplikasi kurir online.
Dengan menggunakan aplikasi bodong, dua pelaku masing-masing berinisial HI dan DI yang merupakan spesialis pencuri barang-barang elektronik berhasil memperdaya korban.
Berpura-pura menawarkan bantuan untuk mendapat harga pengiriman barang elektronik lebih murah dari aplikasi, korban akhirnya mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Dari hasil melakukan penipuan sebagai Kurir Gadungan, kedua pelaku kemudian menjual hasil barang elektronik ke tangan Penadah.
Guna menghindari menjadi korban dari modus kejahatan Kurir Gadungan, pengguna jasa layanan kurir online perlu untuk melakukan pengecekan terhadap identitas pada aplikasi.
Selain Kurir Gadungan, Jacklyn Choppers yang merupakan anggota Reserse menyebut sejumlah modus operandi kejahatan yang biasa terjadi setiap kali menjelang Idul Fitri.
Sebagai acuan untuk lebih meningkatkan keamanan, berikut adalah jenis-jenis kejahatan yang perlu diwaspadai saat memasuki momen Idul Fitri menurut Jacklyn.
Modus kejahatan berikutnya yang paling sering terjadi setiap kali memasuki momen Idul Fitri adalah aksi Pembegalan atau Penjambretan.
Baca Juga: 17 Maret Cair! Informasi Terkini THR dan Gaji ke-13 bagi 9,4 Juta ASN Dimulai Menjelang Idul Fitri
Untuk mengantisipasi aksi pembegalan, pastikan untuk tidak keluar rumah sendirian atau menghindari area sepi yang merupakan lokasi strategis bagi pelaku begal.
Selain itu, cara terbaik agar terhindar dari sasaran kejahatan adalah dengan tidak berpenampilan terlalu mencolok atau terlihat mewah.
Adapun modus kejahatan selanjutnya yang sering terjadi setiap kali mendekati Idul Fitri adalah Cikros atas Penjarahan Rumah tak berpenghuni.
Agar terhindari dari aksi kejahatan pelaku Cikros, hal penting dilakukan sebagai antisipasi adalah dengan menitipkan rumah kepada orang terpercaya saat berpergian atau mudik.
Jenis kejahatan selanjutnya yang biasa terjadi setiap mendekati hari Idul Fitri adalah perampokan nasabah bank.
Untuk mengoptimalkan keselamatan dan keamanan selama berurusan dengan bank atau transaksi dengan jumlah besar, pastikan mendapat bantuan.
Disamping menggunakan jasa keamanan dari kepolisian, bantuan juga dapat dilakukan dengan dukungan dari orang-orang terdekat yang Amanah.
Karena desakan untuk bisa terlihat berbahagia di hari raya, tidak jarang para pelaku kejahatan memilih untuk gelap mata sehingga siapapun perlu lebih bersikap waspada.***

Share this article
Setiap menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, berbagai jenis dan modus kejahatan perlu mendapat perhatian dari seluruh lapisan masyarakat.