Gibran Kejar Massa Usai Rumah Dinasnya Digeruduk Jelang Putusan MK, Pendemo Bingung Ngaku Topo Bisu, Apa Itu?

Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka


AYOJAKARTA.COMWalikota Solo, Gibran Rakabuming tengah menjadi sorotan. Khususnya sejak namanya masuk dalam daftar bakal cawapres Prabowo Subianto.

Bukan itu saja, Gibran Rakabuming yang juga merupakan anak sulung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini juga menjadi sorotan di tengah isu politik dinasti menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Hari ini sidang putusan MK soal batas usia capres-cawapres yang mana penggugat meminta batas usia diturunkan menjadi 35 tahun.

Baca Juga: Namanya Terus Disorot Usai MK Tolak Gugatan PSI, Gibran Rakabuming: Aku Nganti Ora Nggagas

Menjelang putusan sidang, ternyata ada sejumlah massa yang sempat mendatangi rumah dinas Walikota Solo di Loji Gandrung.

Mengetahui hal tersebut membuat Gibran Rakabuming mengejar para pendemo yang datang menyambangi rumah dinasnya.

Para pendemo yang didatangi oleh sang walikota merasa panic ketika dikejar oleh Gibran. Terlebih saat bertemu dengan para pendemo, putra sulung dari Jokowi ini menanyakan maksud dari orang-orang tersebut melakukan aksi demo.

Baca Juga: Respons Santai Gibran Rakabuming Raka Soal Putusan MK Batas Usia Capres-Cawapres: Saya Nggak Tahu..

Tampak massa pendemo juga membawa beberapa atribut seperti ‘Kami Muak dengan Politik Dinasti’, ‘OJO DUMEH’, hingga ‘PELESTARI BUDAYA TOPO BISU.

Menyambani para pendemo, tampak Gibran menyalami satu persatu warga yang datang untuk melakukan aksi demo ‘Tapa Bisu’.

Bukan hanya disalami saja, para pendemo juga ditanya apa tuntutannya satu per satu. Namun dari peserta aksi, sang walikota tidak mendapatkan jawaban yang jelas.

Baca Juga: Reaksi Kocak Gibran Rakabuming Usai MK Tolak Gugatan PSI soal Umur Capres: Awokwokwok

Kemudian Gibran mendatangi mereka yang membawa sejumlah poster yang sempat dibentangkan saat demo.

Seperti sebelumnya, para pendemo juga merasa bingung saat ditanya apa tujuannya, ditanya apa keluhannya, banyak yang menjawab tidak ada keluhan.

“Protes nopo to (Protes apa),” tanya Gibran pada salah satu pendemo, dikutip AyoJakarta.com dari unggahan kanal YouTube Berita Surakarta, Senin (16/10/2023).

Baca Juga: BREAKING NEWS: MK Tolak Gugatan PSI soal Batas Usia Capres, Gibran Tidak Bisa Calonkan Diri

“Mboten ngerti (tidak tahu),” jawab warga yang membawa tulisan ‘PELESTARI BUDAYA TOPO BISU’.

“Saya mau mendengar keluhannya bagaimana?” jawab Gibran kembali.

“Mboten wonten (tidak ada),” timpal warga.

Baca Juga: Pertemuan Kaesang dan Prabowo, Dorong Wacana Duet Prabowo Gibran?

Sejumlah warga yang melakukan aksi demo juga menjawab tidak paham maksud dari demo tersebut, hingga kemudian putra sulung dari Presiden Jokowi bertemu dengan salah satu koordinator aksi.

Namun beberapa kali ditanya sang koordinator juga tidak menyebut dengan jelas apa yang menjadi tuntutannya.

Terkait dengan demo tersebut, Gibran pun mengaku bingung karena tidak mendapatkan jawaban. Padahal menurutnya jika ada keluhan bisa disampaikan agar dicarikan solusi.

Baca Juga: Jelang Pembacaan Putusan MK, Butet: Jika Gibran Berpasangan dengan Prabowo, Awal Datangnya Bencana Moral

“Kami datangi, saya tanya keluhannya apa katanya tidak tahu. Saya ajak ke rumah (Loji Gandrung) tidak mau, ya tidak apa-apa,” ujar Gibran.

Berdasarkan poster yang dibentangkan saat menggelar aksi demo, tampak mereka menamakan diri sebagai masyarakat pelestari budaya dan melakukan aksi topo bisu.

Koordinator lapangan aksi topo bisu yakni Joko Pleci mengatakan bahwa topo bisu ini tidak memiliki tendensi apa-apa.

Baca Juga: Jika Gibran Rakabuming Jadi Cawapres, Ini Rekor yang Dia Buat dan Sulit Ditandingi

“Sesuai dengan motto, jadi istilah topo bisu, Jadi aku tidak bisa memberi tahu atau pengarahan apa-apa. Terima kasih kepada pemimpin Kota Solo, jadi kamu tidak bisa apa-apa,” jelasnya.

“Jadi sesuai motto tadi, tetap kita tidak ada tendensi apa-apa Cuma kita orang Jawa lah topo bosa biar istilahnya pemimpin-pemimpin kita yang tahu yang menjawabnya gitu. Untuk ini tidak ada yang lain kecuali topo bisa,” tandasnya.

Aksi ini sendiri berjalan tidak lebih dari sepuluh menit, Gibran bahkan harus menyusul ke Taman Sriwedari yakni tempat dimana massa memarkirkan kendaraannya.

Namun hingga aksi demo berakhir, Gibran tidak mendapatkan jawaban terkait dengan tuntutan dari aksi tersebut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# warga
# cawapres
# capres
# MK
# demo
# Gibran Rakabuming

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.