Debat Panas Ketua IPW dengan Kuasa Hukum Jessica Soal Ayah Mirna: Dia Itu Problematik

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso bertemu dengan Kuasa Hukum Jessica Wongso di dalam siaran podcast Reyben Entertainment.
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso bertemu dengan Kuasa Hukum Jessica Wongso di dalam siaran podcast Reyben Entertainment.

AYOJAKARTA.COM — Kasus kopi sianida Jessica Wongso kini masih terus saja menjadi perhatian publik dan cukup menjadi sorotan beberapa pihak berwenang.

Salah satunya adalah Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso yang ikut menyinggung soal kasus Jessica Wongso.

Ada momen menarik ketika Sugeng Teguh Santoso bertemu dengan Kuasa Hukum Jessica Wongso di dalam podcast yang ditayangkan di kanal YouTube Reyben Entertainment, Rabu, 6 Desember 2023.

Muncul perdebatan yang cukup panas antara Sugeng dan Kuasa Hukum Jessica, Antoni Silo.

Baca Juga: Kapuspenkum Kejaksaan Agung Klarifikasi Isu Perhatian Khusus Kasus Jessica Wongso: Kasus yang Kami Tangani Berjumlah Ribuan

Keduanya memiliki pandangan yang berbeda soal laporan tim advokat pembela Jessica Wongso sebelumnya kepada ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin soal menyembunyikan barang bukti.

Sugeng beranggapan bahwa apa yang dilakukan polisi ketika menolak laporan tim advokat sudah benar dan akhirnya mengarahkan untuk dilaporkan ke Dumas.

Sedangkan, Antoni masih merasa bahwa laporan itu sangat perlu dilakukan untuk membuktikan soal penyembunyian barang bukti oleh Edi Darmawan Salihin.

Menurut Sugeng, apa yang dilaporkan oleh Antoni dan kawan-kawannya tim advokat tidak berdasar dan kurang bukti yang jelas.

Baca Juga: Pengacara Senior yang Pernah Membela Soeharto dan Ariel Noah Akan Bela Jessica Wongso?

Edi sendiri dikatakan Sugeng hanya asal-asalan bicara serta mencari sensasi belaka.

Sehingga video cuplikan Edi Darmawan ketika menyebut dirinya memiliki bukti video rekaman CCTV Jessica memasukkan sianida ke dalam kopi dikatakan Sugeng hanyalah bualannya semata.

Belum tentu juga itu merupakan barang bukti karena tidak adanya pernyataan resmi dari penegak hukum soal hal tersebut.

"Kalau mau dibilang menyembunyikan, si Edi Salihin menyembunyikan barang bukti, harus dibuktikan dulu, foto itu adalah barang bukti," ujar Sugeng, dikutip Kamis, 7 Desember 2023.

Baca Juga: Laporan Terhadap Ayah Mirna Salihin Ditolak? Kuasa Hukum Jessica Wongso: Pihak Kepolisian Harus Bertindak Segera!

Menurut Sugeng, bahkan pengacara pun belum tentu bisa menyebut itu sebagai barang bukti, dan hanya sebuah informasi.

"Siapa yang berwenang menyatakan itu barang bukti, penyidik, jaksa, kemudian hakim, atau kita pengacara," katanya.

"Tapi karena kita pengacara itu masih agak sulit, itu baru informasi bukan barang bukti," lanjutnya.

Namun menurut Antoni, poin utama pelaporan Edi Darmawan Salihin ke pihak kepolisian adalah bukan terkait barang buktinya, melainkan mengapa ada bukti rekaman CCTV yang bisa dimilikinya.

Baca Juga: Edi Salihin dan Polisi Sembunyikan Bukti Kopi Sianida, Benarkah Agar Jessica Wongso Tak Dihukum Mati?

"Tapi pahami dulu bahwa putusan PN sampai putusan PT putusan PK, itu semua karena pertimbangan majelis karena tidak ada peristiwa tidak ada saksi yang melihat Jessica memasukkan (sianida), maka bukti petunjuknya ya CCTV. Tapi tidak ada satupun rekaman dari 19 atau 17 channel yang ada di kafe itu yang menunjukkan Jessica sianida," blujat Antoni.

"Nah Edi Darmawan Salihin sebenarnya ingin membantah opini publik bahwa Jessica bukan pembunuhnya, ada videonya. Yang ditunjukkan dia ngawur itu soal lain, maksud saya video yang ditunjukkan tidak menunjukkan peristiwa memasukkan sianida juga," lanjutnya.

Tapi menurut Antoni, poin utama pelaporan bukan lah hal tersebut.

"Tapi poin kami bukan itu, kenapa itu ada ditangan dia, mau itu kopian mau mau itu..," ucap Antoni yang belum selesai berbicara langsung dipotong oleh Sugeng.

Baca Juga: Laporan Tim Kuasa Hukum Jessica Wongso Mengalami Sejumlah Kendala, Ketua IPW Jelaskan Penyebab Utamanya

Belum selesai berbicara, Sugeng kemudian memotong dan menyebut bahwa bisa saja Edi Darmawan hanya melakukan pembohongan publik.

"Bisa saja Edi Salihin sedang membohongi publik. Edi Salihin menurut saya kalau bicara cuma cari sensasi," kata Sugeng.

Bahkan Sugeng menyebut jika Edi Darmawan Salihin merupakan orang yang problematik secara psikologis.

"Jadi orang ini, orang yang problematik di dalam psikologinya," katanya.

Ketika ditanya apakah tidak boleh melaporkan hal tersebut, Sugeng beranggapan bahwa apa yang dikatakan Edi hanyalah bentuk demokrasi semata.

"Jadi dalam ruang demokrasi, pernyataan orang itu harus dibalas dengan pernyataan (bukan laporan)," katanya lagi.

"Saya katakan, Edi Salihin problematik secara psikologis, saya bisa buktikan, dia ngomong soal Pak Otto ternyata kan salah dia minta maaf, dia nyerang lagi katanya kan. Itu kan problematik," tegasnya.

Sugeng juga menyebut, bahwa laporan yang ditolak itu sudah benar dan tidak perlu dipermasalahkan karena ucapan Edi Darmawan Salihin tidak bisa dipercaya dan berdasar.

"Jadi kita tidak perlu mempercayai dia, karena dia tidak punya dua hal, satu kompetensi dua kapasitas," ujar Sugeng lagi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ketua IPW
# Jessica Wongso
# Ayah Mirna

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.