INFO Penting! Pendaftaran KIP Kuliah 2024 SNBP Ditutup Hari Ini, Ini Cara Isi Data Aset di Akun KIP, Jangan Sampai Gagal

Pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur SNBP ditutup hari ini, 27 Februari 2024.
Pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur SNBP ditutup hari ini, 27 Februari 2024.

AYOJAKARTA.COM - Berikut informasi terkait dengan pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur SNBP yang akan ditutup hari ini.

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024 kembali disalurkan bagi calon mahasiswa baru yang ingin mendaftar seleksi penerimaan PTN baik melalui jalur SNBP maupun UTBK SNBT.

Terutama untuk jalur SNBP, batas pendaftaran KIP Kuliah 2024 akan ditutup pada hari ini tanggal 27 Februari 2024 sehingga bagi calon mahasiswa yang belum mendaftar dapat segera mengakses laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

Baca Juga: Daftar 20 PTN yang Banyak Menerima Program Beasiswa KIP Kuliah, Cek di Sini Kampus Mana Saja!

Pemerintah melalui Kemendikbudristek RI dan Kemenag RI kembali menyalurkan program bantuan pendidikan berupa KIP Kuliah 2024 kepada siswa siswi berprestasi lulusan SMA, SMK, dan Sederajat.

Sasaran penerima KIP Kuliah dikhususkan bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan perkuliahan akan tetapi mengalami kesulitan perekonomian atau kekurangan biaya.

KIP Kuliah 2024 diberikan sebagai langkah konkret di dalam memberikan dukungan dan bantuan materiil berupa fasilitas dana pendidikan dan biaya hidup (uang saku) kepada calon mahasiswa baru untuk dapat berkuliah di perguruan tinggi secara gratis.

Baca Juga: Catat! Pendaftaran KIP Kuliah 2024 SNBP Ditutup Besok, Ini Cara Isi NJOP/Meter di Akun SIM KIP Agar Lolos Verval

Berikut nominal dana pendidikan yang nantinya akan diterima mahasiswa penerima KIP Kuliah 2024.

- Prodi akreditasi A mendapatkan maksimal Rp12 juta bagi prodi kedokteran dan Rp8 juta bagi prodi non kedokteran
- Prodi akreditasi B mendapatkan maksimal Rp4 juta
- Prodi akreditasi C mendapatkan maksimal Rp2,4 juta

Dana pendidikan tidak dapat diuangkan dan nantinya akan langsung dibayarkan kepada pihak akademik PTN atau PTS untuk pembayaran UKT penerima bantuan tiap semester.

Baca Juga: Hore KIP Kuliah 2024 Semester 4 dan 6 Cair Maret Awal Ramadhan? Cek Jadwal, Ternyata 5 Biaya ini Tidak Ditanggung KIP

Jika mahasiswa penerima KIP Kuliah 2024 masuk dalam skema skema penerima bantuan jika kuota masih memenuhi maka akan mendapatkan biaya hidup atau uang saku sesuai kluster sampai dengan lulus kuliah.

Besaran bantuan biaya hidup atau uang saku di masing-masing kluster ditetapkan berdasarkan pada hasil Survei Besaran Biaya Hidup dan Survei Sosial Ekonomi Nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

- Daerah kluster 1 mendapatkan biaya hidup (uang saku) sebesar Rp800ribu
- Daerah kluster 2 mendapatkan biaya hidup (uang saku) sebesar Rp950ribu
- Daerah klaster 3 mendapatkan biaya hidup (uang saku) sebesar Rp1,1 juta
- Daerah klaster 4 mendapatkan biaya hidup (uang saku) sebesar Rp 1,25 juta
- Daerah klaster 5 mendapatkan biaya hidup (uang saku) sebesar Rp 1,4 juta.

Dana biaya hidup atau uang saku akan dicairkan setiap sebulan sekali berdasarkan nominal kluster yang ditetapkan akan langsung ditransfer dari bank himbara penyalur masuk ke rekening penerima bantuan.

Baca Juga: Daftar 10 PTN dengan Penerima Pendaftar KIP Kuliah Terbanyak di UTBK-SNBT, Tertarik Masuk?

Bagi calon mahasiswa lulusan SMA, SMK, Sederajat tahun lulus 2024, atau maksimal dua tahun sebelumnya (2022 dan 2023) yang ingin mendaftar KIP Kuliah 2024 jalur SNBP, segera daftar karena batas waktu pendaftaran hingga hari ini tanggal 27 Februari 2024.

Berikut cara pendaftaran KIP Kuliah 2024 Jalur SNBP.

1. Buka laman resmi Kemendikbud RI tentang KIP Kuliah 2023 dengan klik https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
2. Klik 'Daftar/masuk'
3. Klik 'Daftar baru'
4. Isilah data NISN, NPSN, NIK dan email aktif.
5. Isilah data yang diperlukan meliputi biodata diri secara lengkap.
6. Ikuti tahapan hingga selesai.
7. Jika proses pendaftaran awal selesai maka akun akan dilakukan proses validasi.
8. Setelah validasi berhasil, pendaftar akan mendapatkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses dari sistem KIP Kuliah 2024.
9. Login kembali ke laman https://kip–kuliah.kemdikbud.go.id
10. Klik "Siswa"
11. Masukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses, lalu Login
12. Pilih KIP Kuliah sesuai jalur seleksi seperti SNBP, SNBT, atau Mandiri.
13. PTN atau PTS akan melakukan verifikasi lanjutan bagi calon penerima KIP Kuliah 2024 yang telah diterima sebelum diusulkan ke Puslapdik.

Baca Juga: Pengisian Data Penghasilan KIP Kuliah dan SNBP Berbeda, Apakah Bisa Dilakukan Sinkronisasi?

Jika Anda sudah memiliki akun KIP Kuliah, maka isilah biodata dan keterangan lainnya di masing-masing kolom pengisian dengan jelas dan benar agar tidak gagal saat verifikasi pendaftaran KIP Kuliah 2024.

Salah satu kolom isian yang wajib diisi dengan benar adalah keterangan mengenai aset. Menu aset merupakan isian yang wajib diisi oleh pendaftar KIP Kuliah 2024.

Sebagai informasi, aset merupakan sumber daya yang dikuasai oleh sebuah entitas dan hal ini disebabkan oleh kegiatan masa lalu serta diharapkan memiliki manfaat dimasa yang akan datang.

Baca Juga: Contoh Deskripsi Keadaan Ekonomi KIP Kuliah Lengkap Dokumen Pendukung KIP Kuliah 2024

Lalu bagaimana cara mengisi kolom aset KIP Kuliah 2024 di akun SIM KIP yang benar?

Nah, konteks KIP Kuliah 2024 ini, entitas yang dimaksudkan adalah keluarga sehingga aset apa saja yang dimiliki oleh keluarga maka wajib diisikan dalam kolom pengisian menu aset di KIP Kuliah 2024.

Berikut cara mengisi kolom menu Aset KIP Kuliah 2024.

1. Nama Barang/Aset

Isi dengan nama barang/aset yang dimiliki, misalnya handphone, sepeda motor.

2. Merk/Tipe

Isi dengan merk/tipe/jenis barang yang dimiliki, misalnya sepeda motor merk Suzuki Spin.

3. Jenis Barang

Isi jenis barang dan metode perolehan aset yang dimiliki dengan hanya memilih jenis barang yang sesuai dengan kolom jenis barang dan yang telah tersedia.

Jangan lupa isi juga nama dan merek barang. Pilihan jenis barang, antara lain Komunikasi, Alat Rumah Tangga, Hiburan Pendidikan, Transportasi dan Lainnya (jika tidak ada dalam pilihan).

Baca Juga: Info KIP Kuliah 2024 Semester 2, 4, 6, 8 Fix Cair Awal Maret? Cek Skema Pencairan, Siap-Siap Dapat Rp1,4 Juta

4. Tahun Perolehan

Isi dengan tahun di mana pertama kali aset diperoleh, misalnya memiliki aset sepeda motor bekas Suzuki Spin yang dibeli pada tahun 2005, maka yang diisi di kolom tahun perolehan adalah tahun 2005.

Pilihan tahun perolehan sudah ada jadi tinggal dipilih saja sesuai tahun pembelian pertama kali aset yang dimiliki.

5. Metode Perolehan

Isi dengan bagaimana cara memperoleh aset, bisa membeli tunai, kredit, dan sebagainya.

Anda tinggal memilih saja yang ada di kolom pengisian aset sesuai isi metode perolehan, di antaranya Membeli secara cicilan (Kredit), Membeli tunai, Hibah(pemberian)/Hadiah/Warisan, dan Lainnya

6. Kondisi Barang/Aset

Isi dengan kondisi barang atau aset saat ini yang dimiliki, misal sudah rusak, berfungsi baik, dan sebagainya.

Anda tinggal memilih sesuai kondisi barang/aset yang sesungguhnya di mana sudah ada dalam kolom pengisian kondisi barang/aset, di antaranya Berfungsi, Berfungsi kurang baik, Rusak

7. Harga Beli

Isi dengan harga pertama kali saat Anda membeli barang atau aset yang dimiliki, Misalnya, harga sepeda motor Suzuki Spin bekas tahun 2005 itu Rp4.000.000,-

Tulis di kolom pengisian empat juta rupiah ya dengan angka (4.000.000).

Jika Anda membeli dengan kredit maka hitung berapa harga awalnya. Jika cukup sulit maka bisa dengan mengalikan jumlah angsuran x berapa kali mengangsur.

Misalkan, setiap angsuran Rp400.000,- sebanyak 10 kali. Maka harganya sebesar Rp4.000.000,- (walaupun angsuran belum selesai harga awalnya ya Rp4.000.000 itu).

Baca Juga: Daftar KIP Kuliah 2024 Bisa Memperkecil Peluang Lolos SNBP dan SNBT? Ini Jawabannya!

8. Estimasi Nilai

Isi dengan estimasi harga jual barang atau aset perkiraan harga barang ketika dijual.

Jadi Anda dapat mengira-ngira jika barang atau aset dijual sekarang maka nominal harga jual tersebut yang dituliskan.

Misalnya harga jual sepeda motor Suzuki Spin bekas tahun 2005 di tahun 2024 sebesar Rp 3.000.000 maka bisa dituliskan tiga juta rupiah dengan angka (3.000.000).

Itulah informasi terkait dengan pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur SNBP beserta cara mendaftarnya. Semoga bermanfaat! ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pengisian
# KIP Kuliah
# mahasiswa

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).