AYOJAKARTA.COM---Anies Baswedan, bakal calon Presiden (bacapres) sempat memberikan kritikannya soal pembangunan jalan era Jokowi vs SBY.
Anies Baswedan juga sempat mengutip data soal pembangunan jalan era Presiden Jokowi dengan Presiden SBY.
Data yang disebut Anies Baswedan soal pembangunan jalan era Jokowi dan SBY pun ditanggapi oleh Menteri PUPR.
Sebelumnya, Kementerian PUPR menyebut ada kesalahan data interprestasi data BPS terkait dengan penggunaan data peningkatan pembangunan jalan di era Presiden Joko Widodo vs Presiden SBY.
Terkait pernyataan dari Kementerian PUPR, pihak Partai Demokrat akhirnya buka suara.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompastv pada Sabtu, 27 Mei 2023 Herzaky Mehendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategi menyampaikan tanggapannya terkait pernyataan Kementerian PUPR.
Herzaky Mahendra Putra, menyebut bahwa data yang disampaikan oleh Anies sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Menkeu Sri Mulyani.
Ia mengungkapkan bahwa Sri Mulyani sempat menyampaikan data itu di forum resmi dalam Rapat Paripurna DPR RI.
“Data peningkatan panjang jalan yang partai Demokrat sampaikan itu sama persis dengan data yang disampaikan Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI masa sidang ke-5 19 Mei 2023.” kata Herzaky.
Baca Juga: Anies Baswedan Mantap Tentukan Cawapres Pendampingnya untuk Menangkan Pilpres 2024, Siapa?
Herzaky mengatakan bahwa Menkeu sempat menyampaikan bahwa adanya peningkatan jalan nasional di era Jokowi.
“Ketika itu Ibu Sri Mulyani menyebut, bahwa pada era Presiden Jokowi 2014 sampai dengan 2022 telah terjadi peningkatan panjang jalan nasional sepanjang 1385 km.” lanjutnya.
Yang mana disebutkan bahwa dari 46.432 km menjadi 47.817 km. Herzaky menyebut bahwa data Kemenkeu ini sama persis dari data BPS yang telah dirujuk oleh Anies dalam pidatonya.
Partai Demokrat juga menyampaikan bahwa data yang diambil juga dilihat dari data rujukan BPS periode 2004-2014.
Baca Juga: Kembali di Posisi Ketiga Survei Litbang Kompas, Ini Kata Anies Baswedan!
“Kami juga merujuk data BPS pada periode 2004 sampai dengan 2014 yang mencatat peningkatan jalan nasional dari 34.628 menjadi 46.432 km. Dengan demikian pemerintah SBY sudah membangun jalan nasional sejauh 11.804 km.” ujarnya.
Lebih lanjut, Herzaky kembali menegaskan bahwa datanya sama seperti apa yang disampaikan oleh Menkeu Sri Mulyani.
“Ini Menkeu Sri Mulyani sendiri yang bicara di forum resmi laporan Menkeu di situ ada data jalan yang jelas. Mengapa sekarang KemenPUPR seperti kebakaran jenggot,” ujarnya.***

Share this article
Partai Demokrat juga menyampaikan bahwa data yang diambil juga dilihat dari data rujukan BPS periode 2004-2014.