5 Kejanggalan Dalam Sidang Perdana Ferdy Sambo Dibeberkan Oleh Pakar Bedah Ekspresi Sekar Ayunda

Sidang perdana Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan
Sidang perdana Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan

AYOJAKARTA.COM--Pada Senin, 17 Oktober 2022 yang lalu empat tersangka pembunuhan Brigadir J telah melaksanakan sidang perdana.

Keempat tersangka itu adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.

Baca Juga: Terungkap! Ini Makna di Balik Gestur Putri Candrawathi yang Mainkan Rambut di Depan Majelis Hakim saat Sidang

Sidang perdana kasus kematian Brigadir J tersebut digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sidang tersebut digelar secara terbuka untuk umum dan juga disiarkan secara live melalui stasiun tv swasta.

Baca Juga: Kata Pakar Mikro Ekspresi Soal Gestur Ferdy Sambo di Kursi Pesakitan: Terlalu Santai, Nggak Geter Sama Sekali

Digelarnya sidang perdana terhadap tersangka Ferdy Sambo Cs ini tentunya menjadi momen yang paling ditunggu oleh semua pihak.

Pasalnya seluruh masyarakat Indonesia telah menantikan keadilan bagi kematian Brigadir J.

Namun sama seperti kasus hukumnya, sidang Ferdy Sambo tersebut kembali menimbulkan polemik bagi publik.

Baca Juga: Terkuak, Putri Candrawathi Beri Hadiah Ini ke Bharada E, Kuat Maruf dan Ricky Rizal Usai Brigadir J Dibunuh!

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Sekar Ayunda Spiritual Healing pada (18/10/22), menginformasikan bahwa ada kejanggalan dalam proses sidang perdana Ferdy Sambo tersebut.

Sekar Ayunda yang merupakan seorang pakar bedah ekspresi menyampaikan bahwa ada 5 kejanggalan yang ia temukan dalam proses sidang Ferdy Sambo tersebut.

Baca Juga: Jaksa Ungkap Skenario Ferdy Sambo, Minta Bharada E Habisi Brigadir J: Cepat Woy Kau Tembak!

5 kejanggalan salam sidang Ferdy Sambo yang berhasil dianalisis oleh pakar ekspresi Sekar Ayunda adalah sebagai berikut.

1. Penyebutan nama Ferdy Sambo beserta gelar yang diulang-ulang

Seperti yang kita tahu, dalam proses sidang tersebut nama tersangka Ferdy Sambo disebut dengan menyertakan gelarnya.

Hal tersebut juga dilakukan secara berulang-ulang.Kemudian menimbulkan polemik bagi publik apa memang sudah biasa oleh pihak Jampidum untuk dilakukan penyebutan nama beserta gelarnya.

Baca Juga: Jelang Sidang, Anne Ratna Mustika Polisikan 5 YouTuber Diduga Sebar Hoaks

Ataukah pihak kejaksaan dan pengadilan punya rasa grogi atau takut dengan Ferdy Sambo.

Atau memang hanya membacakan sesuai yang tertulis pada berkas tersangka.

Namun hal tersebut ternyata cukup membuat banyak warganet yang kesal.

Baca Juga: Febri Diansyah Eks KPK Jadi Advokat Putri Candrawathi: Ini Kasus yang Sulit Ditangani

2. Tetap menonjolkan kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan

Publik kembali dibuat geram dengan pihak Ferdy Sambo yang masih selalu menonjolkan kasus pelecehan dan pemerkosaan dibanding dakwaan pembunuhan.

Hal tersebut juga dikuatkan oleh kuasa hukum dari pihak Ferdy Sambo.

Bahkan mereka mengklaim tidak terjadinya pembunuhan.

Baca Juga: Sidang Perdana Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Pakai Baju Batik dan Bawa Buku Hitam Merah, Menyiratkan Apa?

3. Ferdy Sambo membantah dakwaan 

Pakar ekspresi Sekar Ayunda menuturkan ketika pihak Ferdy Sambo sebagai tersangka membantah dakwaan itu sebenarnya sesuatu yang wajar.

Hal tersebut biasanya dilakukan oleh pihak tersangka sebagai upaya untuk membela diri.

Dalam kasus Ferdy Sambo ini tentunya sebagai upaya untuk lolos dari pasal 340 pembunuhan berencana.

Namun hal tersebut diketahui membuat pihak jaksa dan juga publik menjadi kesal.

Baca Juga: Sadis! Terungkap di Sidang, Ferdy Sambo Tembak Kepala Brigadir J Saat Masih Bergerak dan Mengerang Kesakitan

4. Pernyataan Ferdy Sambo yang diralat oleh pengacara

Perubahan keterangan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo ini merupakan hal yang paling janggal dalam kasus ini.

Diinformasikan oleh Sekar Ayunda bahwa dari awal peristiwa tersebut sudah ada kalimat ‘tembak woy’. 

Namun menjelang persidangan Ferdy Sambo diketahui mengubah keterangan dengan mengatakan ‘hajar woy’.

Baca Juga: Istri Rio Alief Drummer NOAH Clerence Chyntia Meninggal Dunia, Sempat Ungkap Kerinduan pada Maminya

Bahkan hal tersebut disampaikan oleh Pihak pengacara pada saat persidangan dimana ia tidak mau ada kata tersebut.

Mereka kekeh bahwa Ferdy Sambo mengucapkan kata ‘hajar woy’.

Skenario baru dari Sambo ini juga diduga berasal dari usulan sumber lain agar Ferdy Sambo bisa terbebas dari hukuman mati.

Baca Juga: Hakim Minta Hadirkan Keluarga Brigadir J Jadi Saksi, Bharada E akan Bertemu Ferdy Sambo

5. Peran besar pengacara Febri Diansyah

Seperti yang terlihat, pengacara Ferdy Sambo yakni Febri Diansyah memiliki peran besar dalam mengawal kasus ini.

Skenario baru Ferdy Sambo tersebut juga diketahui muncul setelah sosok Febri Diansyah ini turun tangan.

Baca Juga: Warganet Skak Mat Keputusan Febri Diansyah Membela Putri Candrawathi, Obyektif dan Dibayar Tak Bisa Bareng!

Kehadiran sosok pengacar Febri Diansyah ini juga terbukti menambah kepercayaan diri dan awal mula skenario baru Ferdy Sambo tersebut.

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pakar Bedah Ekspresi
# Sekar Ayunda
# pembunuhan Brigadir J
# sidang perdana
# Ferdy Sambo
# kejanggalan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).