AYOJAKARTA.COM - Pihak terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kembali membuat upaya dan strategi untuk mematahkan keterangan Richard Eliezer.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak Ferdy Sambo adalah mematahkan keterangan dari saksi Richard Eliezer.
Seperti yang diketahui, Richard Eliezer ditetapkan sebagai justice collaborator setelah dirinya menguak kejadian sebenarnya dalam kasus kematian Brigadir J.
Tentu saja kesaksian dari Richard Eliezer tersebut berpotensi besar akan memberatkan status hukum Ferdy Sambo.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV pada (1/1/2023), Arman Haris selaku penasihat hukum Ferdy Sambo menuturkan jika Richard Eliezer tak seharusnya menyandang status sebagai justice collaborator.
Arman Haris menyebut bahwa yang mengungkap kejadian sebenarnya dalam peristiwa tersebut adalah terdakwa Ferdy Sambo itu sendiri.
“Tanggal 8 Pak Ferdy Sambo akhirnya mengakui seluruh atau menjelaskan secara jujur apa yang terjadi dan skenario yang disampaikan dia juga jelaskan pada pemeriksaan,” jelas Arman Haris.
“Dan pada tanggal 8 itu pula Pak Ferdy Sambo juga di BAP selaku saksi dan ditetapkan sebagai tersangka. Sebenarnya dalam hal ini bukan Richard Eliezer ya, itu bukti yang kami sampaikan yang mengungkap adalah Pak Ferdy Sambo sendiri dengan mengakui semua apa yang telah terjadi,” imbuhnya.
Namun pihak LPSK dengan tegas menyanggah pernyataan dari penasehat hukum Ferdy Sambo tersebut.
LPSK akan tetap membela Richard Eliezer yang dianggap menjadi saksi penting untuk membuka kasus ini menjadi lebih terang benderang.
Tidak hanya itu, pihak LPSK juga menyebut bahwa apa yang disampaikan oleh Arman Haris tersebut merupakan upaya Sambo untuk menyudutkan Eliezer.
Selain itu juga merupakan upaya untuk mempengaruhi sidang dan juga keterangan dari Richard Eliezer.
Baca Juga: Rencana Kubu Ferdy Sambo Gugurkan Status Justice Collaborator Richard Eliezer dengan Cara Ini
Pihak LPSK sendiri akan tetap bersikukuh menganggap peran Richard Eliezer sangat besar dalam membongkar skenario Sambo.
“Peran atau kontribusi Bharada E dalam perkara ini maupun skenario yang dikembangkan oleh FS itu sangat besar,tapi saya tidak begitu terpengaruh pada perkataan pengacara dari pihak Ferdy Sambo yang lainnya.
Richard sejauh ini masih konsisten,masih berpihak pada kebenaran peran terkait,” ujar Edwini Partogi wakil ketua LPSK.
Edwin juga menambahkan, ”Memiliki peran sentral,mulai dari mematahkan skenario tembak menembak, mengungkap adanya perintah menembak Joshua di lantai 3 rumah pribadi Ferdy Sambo, Sambo ikut menembak Joshua setelah Joshua tersungkur dan keterlibatan Putri Candrawathi.”***

Share this article
Arman Haris menyebut bahwa yang mengungkap kasus pembunuhan Brigaidr J adalah Ferdy Sambo sendiri, bukan Richard Eliezer.