AYOJAKARTA.COM - Nama instansi Kemenkeu Bea Cukai saat ini tengah menjadi sorotan usai viralnya kisah wanita pemenang lomba nyanyi di Jepang yang harus menebus pialanya Rp 4 juta saat dibawa ke Indonesia.
Kini kisah yang sama karena berkonflik dengan Bea Cukai juga dialami oleh salah satu warganet pria ini yang membagikan kisahnya di akun Twitternya @thepan_316.
Kisah pria yang diinterogasi Bea Cukai hanya karena membawa barang-barang yang memang ia beli di Indonesia ini tengah viral dan bikin netizen auto kesel.
Akun @thepan_316 membagikan kisahnya tersebut di Twitter dan telah mendapat views sebanyak lebih dari 600 ribu.
Kisah pria ini dialaminya pada tahun 2012 di mana saat itu dia diinterogasi Bea Cukai saat clearance karena handphone dan headphone yang dia pakai.
Sang akun berkisah bahwa saat itu Bea Cukai menanyakan harga barang tersebut dan nota pembelian barang.
Padahal barang-barang tersebut dia beli di Indonesia secara resmi, bukan barang yang ia beli di luar negeri.
“[THREAD]
True Story 2012
Gw diinterogasi beacukai pas clearance karena HP gw pada waktu itu + headphone yang gw kalungin di leher gw di akhir kuartal tahun itu.
Gw ditanya harga barang pas gw beli + receipt barang2nya.
Barang2x yg gw beli DI INDO, RESMI.
Kronogi dibawah,” cuitnya seperti dikutip Ayoajakarta.com Kamis (23/3/2023).
Sang akun pun menuliskan kisahnya dalam sebuah thread Twitter.
“2012 Lewat beacukai masi di Terminal 2. Gw pulang dari Singapur akhir kuartal 2012 (oct-des); dimana selalu jd bulan2x launching produk baru Apple & Samsung Galaxy. Tiap kuartal akhir tahun beacukai selalu terlihat 100% aktif. Paham kan sampe sini?” cuitnya.
“Gw uda declare klo gw ga bawa/beli apapun yg valuenya gede dari negara departure gw, tapi ttep disuruh scan bagasi di arrival gate. Rata2 yg "kena" kopernya gede2x, kebetulan koper gw gede waktu itu. Gw dgn tenang & yakin scan lah koper gw. Out of the blue gw disuruh kepojok,” kisahnya lagi.
Saat itu petugas menanyakan hp dan headphone yang dipakainya dibeli di mana. Saat itu ia menggunakan iPhone 4s dan headphone merk Beats Studio.
Petugas Bea Cukai pun diceritakan @thepan_316 menegaskan bahwa barang yang dibeli di luar negeri harus dikenakan pajak.
Bahkan si petugas Bea Cukai meminta akun @thepan_316 memberikan bukti nota atau bon pembelian barang-barang tersebut.
“Coba.. gw beli offline RESMI, bon dalem box masing2. Trus gw disuruh pulang ngambil trus balik gitu?? WADEFAKMEN?!?” cuitnya dengan kesal.
“Gw jelasin tp ngegas nih petugas "trus kita taunya ini barang beli diluar atau di indo gimana dong". 1 petugas lg ngulang kalimat "barang beli diluar wajib pajak" ya gw jawab "tau pak tapi saya nggak bawa atau beli apa2". Disamber "itu hp ama headphonenya?" PUSING GA LO?? WKWK,” cuitnya lagi.
“Gw udh mau marah tp coba jelasin kronologi beli. Gw blg hp gw dah gw beli dari Januari pas launching di Indo RESMI. Headphone gw beli tengah tahun RESMI. Respon selanjutnya adalah diem2an lirik2an antar petugas bbrp detik, dan "sekarang bawa uang berapa?" Wow.. Tapi...,” ceritanya.
Untungnya saat itu dia ditolong oleh ibu-ibu yang tengah mengantri di belakangnya sehingga dapat lepas dari cecaran petugas Bea Cukai.
Kisah akun tersebut akhirnya menjadi viral dan mendapatkan banyak tanggapan dari para netizen.
“Lagi lagi dengan iconic wordnya bc "sekarang bawa uang berapa?" (emot tengkorak),” tulis akun @Kyourakuuu.
“Gila, langsung nembak nanya sekarang ada duit berapa ? kaya tukang palak,” ujar akun @gateeverythingyo.***

Share this article
Kisah pria yang diintrogasi Bea Cukai gegara handphone dan headphone yang ia kenakan, padahal barangnya beli di Indonesia.