4 Cara Mencegah PayLater Masuk Riwayat Kredit Kol 5, Amit-amit Deh

Ilustrasi. PayLater
Ilustrasi. PayLater

AYOJAKARTA.COM - Siapa yang pernah tergoda untuk berbelanja karena ada promo PayLater?

Tawaran promosi memang dapat membuat aktivitas belanja terasa lebih ekonomis.

Apalagi jika melibatkan aplikasi pinjaman fintech atau fitur PayLater, di mana kamu dapat membeli barang dengan pembayaran nanti.

Baca Juga: Hukum Paylater dalam Belanja Online, Benarkah Riba?

Meskipun aplikasi ini memberikan kemudahan dalam bertransaksi dan seringkali menawarkan promo menarik, kamu perlu berhati-hati.

Sebab ada berbagai biaya tambahan yang harus dikeluarkan, seperti biaya administrasi, bunga, denda, dan lain sebagainya.

Saat ini, pinjaman melalui PayLater sudah dicatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Waspada Efek Paylater atau Pinjol untuk Gen Z, Bisa Bikin Susah Dapat Kerja hingga Ditolak Ajukan KPR

Artinya, riwayat pembayaran cicilan PayLater dapat memengaruhi riwayat kredit kamu.

Oleh karena itu, penting untuk membayar utang tepat waktu dan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan.

Riwayat kredit atau credit scoring adalah angka yang diberikan oleh biro kredit berdasarkan riwayat kredit atau pembiayaan seseorang.

Baca Juga: Kartu Kredit vs Paylater: Pelajaran dari Kasus Fresh Graduate yang Ditolak Kerja Akibat BI Checking

Riwayat kredit yang buruk biasanya disebabkan oleh ketidakmampuan membayar cicilan utang tepat waktu dan sesuai jumlah yang telah ditentukan dalam perjanjian pinjaman.

Oleh karena itu, penting untuk membayar cicilan sesuai tenggat waktu dan jumlah yang telah disepakati.

Pastikan kamu hanya berutang sesuai dengan kemampuan keuangan kamu dan pilih waktu pembayaran cicilan setelah tanggal gajian.

Baca Juga: Singgung Fresh Graduate, Kabar tentang Akibat Pemakaian Pinjol dan Paylater Ini Ramai Diberitakan

Selain itu, sangat penting untuk membaca dengan seksama perjanjian pinjaman sebelum memutuskan untuk menggunakan aplikasi PayLater.

Ketika berutang, kamu harus merencanakan pembayaran cicilan dengan baik dan memastikan bahwa kamu dapat melunasi utang kamu.

Utang produktif dan utang konsumtif sama-sama dapat memengaruhi riwayat kredit kamu jika tidak dikelola dengan baik.

Baca Juga: Berdampak Seperti Pinjol! 5 Bahaya Horor Kecanduan Paylater Belanja Online yang Bisa Picu Siklus Utang

Namun, utang konsumtif lebih cenderung dilakukan secara impulsif dan kurang terencana, sehingga lebih berisiko menyebabkan riwayat kredit yang buruk.

Sementara itu, utang produktif biasanya diajukan melalui perencanaan yang matang, sehingga lebih mungkin dapat dikelola dengan baik.

Mengapa penting untuk bertanggung jawab terhadap utang dan menjaga riwayat kredit yang baik? Karena tanggung jawab kamu terhadap utang mencerminkan karakter pribadi kamu.

Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama! Simak 4 Perbedaan Pinjol dan Paylater, Mana yang Lebih Aman

Selain berdampak pada keuangan pribadi kamu, riwayat kredit yang buruk juga dapat mempengaruhi aspek lain dalam kehidupan kamu, seperti kesempatan mendapatkan pekerjaan atau pengajuan pinjaman di sektor jasa keuangan.

Riwayat kredit yang buruk dapat mengindikasikan ketidakmampuan kamu dalam mengelola uang dan meningkatkan risiko terhadap ketidakjujuran, kerusakan dalam riwayat perusahaan, atau gagal bayar dalam pinjaman jangka panjang.

Oleh karena itu, menjaga riwayat kredit yang baik adalah hal yang sangat penting. Untuk melakukannya, kamu dapat mengikuti beberapa tips berikut seperti dilansir AyoJakarta.com dari ojk.go.id, Minggu (10/9/2023): 

Baca Juga: Serba Serbi Pinjol dan Paylater, Ini Dia Dampaknya Selain Masalah Kesehatan Mental, Yuk Simak!

1. Buatlah rekapitulasi utang kamu dan pastikan tidak ada utang yang terlupa atau telat dibayar. Catat jumlah utang, tenggat waktu pembayaran, serta bunga dan biaya lainnya yang harus kamu bayar.

2. Atur keuangan kamu dengan menambah penghasilan, mengurangi pengeluaran, dan hindari menambah utang baru. Pastikan bahwa total utang kamu tidak melebihi 30% dari total pendapatan kamu agar arus keuangan kamu tetap stabil.

3. Jika kamu menghadapi keadaan darurat, pertimbangkan untuk menjual barang atau mencairkan tabungan kamu untuk melunasi utang kamu daripada menambah utang baru dan membayar bunga yang terus bertambah.

Baca Juga: Buntut Kasus Maba UIN Raden Mas Said Surakarta Ternyata Bukan Pinjol tapi Paylater, Apa Bedanya?

4. Selalu prioritaskan pembayaran utang kamu berdasarkan skala prioritas yang mencakup nominal utang, nilai bunga, dan tenggat waktu. Bayar utang dengan nominal terkecil, bunga tertinggi, dan tenggat waktu terdekat terlebih dahulu.

Ingatlah bahwa riwayat kredit yang baik adalah aset berharga yang mencerminkan tanggung jawab kamu dalam mengelola keuangan. Dengan mengikuti tips di atas, kamu dapat menjaga riwayat kredit kamu tetap baik dan meminimalkan risiko yang terkait dengan utang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PayLater
# kredit
# kredit
# pinjaman
# keuangan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).