Terpopuler! Terkuak Fakta Baru dari Sejumlah Saksi, Berani Bantah Skenario Ferdy Sambo hingga Kantongi Bukti

Skenario  Awal Ferdy Sambo dibantah sejumlah saksi
Skenario Awal Ferdy Sambo dibantah sejumlah saksi

AYOJAKARTA.COM - Keterangan para saksi di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat menguak fakta baru yang membantah skenario Ferdy Sambo.

Kompol Aditya Cahya mengungkapkan rekaman CCTV yang menjadi bukti penting untuk mengungkap kematian Brigadir J hilang.

Baca Juga: Tak Ingin Ferdy Sambo Dihukum Mati, Kamaruddin Simanjuntak Siap Carikan Pengacara Lain: Jangan Mau Diprovokasi

Namun, bukti rekaman itu diketahui menunjukan bahwa Brigadir J masih hidup bahkan setelah Ferdy Sambo tiba di Duren Tiga.

Kompol Aditya Cahya mengungkapkan bahwa Brigadir J masih terlihat berlalu-lalang di halaman depan rumah Duren Tiga setelah Ferdy Sambo tiba.

Baca Juga: Gempa Cianjur Menjadi Awal Mula Deretan Bencana Hingga Berpotensi Tsunami, Ternyata Ini Sebabnya

"Karena itu menjadi bukti yang sangat penting dari awal kasus ini dilaporkan adanya tembak menembak, padahal pada saat itu dari rekaman tersebut terlihat bahwa pada saat pak FS (Ferdy Sambo) tiba di rumah tersebut, Yosua masih ada, masih terlihat bolak-balik di depan rumah," ujar Kompol Aditya Cahya.

Namun, ada penyitaan bukti rekaman antara korban Brigadir J dengan Ferdy Sambo pada berita acara tetapi isi rekamnya sudah hilang.

Baca Juga: Akhirnya Ferdy Sambo Salahkan Istrinya Putri Candrawathi di Persidangan, Keluarga Saya Itu Sangat....

Kompol Aditya Cahya menjelaskan bahwa Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) menginformasikan isi rekamnya memang sudah tidak ada di DVR sejak disita.

"Jadi pada saat diterima oleh Puslabfor, dan dilakukan pemeriksaan, sehingga pada awal Agustus, Puslabfor menginformasikan kepada kami itu sudah hilang," ungkap Aditya.

Baca Juga: Terungkap! Ada Dana Rp100 Triliyun di Rekening Aktif Atas Nama Brigadir J, Irma Hutabarat: Sesuatu Ditutupi

"Maksudnya sudah tidak ada rekamannya, Puslabfor tidak bisa menemukan apapun dari DVR itu," sambungnya.

Kemudian dijelaskan bahwa isi rekaman itu diperoleh dari orang lain yakni Baiquni Wibowo saat mengambil hard disk eksternal dan flash disk di rumahnya.

"(Rekaman itu) diperoleh dari orang lain pak, diperoleh dari pak Baiquni," ujar Aditya.

"Seingat kami kurang lebih tanggal 12 Agustus 2022 itu kami mendampingi penyidik untuk mengambil hard disk eksternal dan flash disk di rumah pak Baiquni," lanjutnya.

Puslabfor memberikan informasi bahwa rekaman CCTV itu hilang atau tidak ada di DVRnya yakni pada awal Agustus.

"Sekitar awal Agustus Pak, karena kan 14 Juli sudah masuk ke Puslabfor untuk DVRnya," jelas Aditya.

Baca Juga: Livy renata Sentil Deddy Corbuzier yang Bahas Keperawanan: Jangan Ditoleransi

Selain itu keterangan saksi lain juga membongkar skenario Ferdy Sambo yakni AKBP Ridwan Soplanit yang menyatakan bahwa Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.

"Bahwa memang terjadi ada bukan terjadi peristiwa tembak menembak tetapi ada peristiwa menembak, Yosua ditembak oleh Bharada E dan FS," ujar Ridwan.

Baca Juga: Terkuak Alasan Kamaruddin Simanjuntak Tak Mau Ferdy Sambo Dihukum Mati, Ternyata Lebih Ingin Lakukan Hal Ini

Sementara, Adzan Romer yakni mantan ajudan Ferdy Sambo mengaku melihat pistol HS yang dibawa terdakwa FS jatuh di rumah dinas Duren Tiga.

"Adzan Romer apakah HS ini yang saudara lihat jatuh dari mobil, pada waktu terdakwa turun di rumah Jalan Duren Tiga?" tanya Hakim.

"Saya ga tahu pak itu senjata HS yang itu atau bukan, tapi seingat saya senjata HS yang jatuh," jawab Adzan Romer.

Baca Juga: Rekening Brigadir J Akhirnya Diblokir Pihak PPATK, Ternyata Ini Alasannya

Hakim menunjukkan beberapa senjata salah satunya yakni pistol HS yang diduga terjatuh saat dibawa Ferdy Sambo di Duren Tiga.

Kemudian Adzan Romer diminta untuk mengamati pistol HS tersebut.

"Coba saudara amati, coba saudara maju," perintah Hakim kepada Adzan Romer.

"Iya Pak, benar Pak senjata HS (yang ini)," ungkap Adzan Romer.

Baca Juga: Penuh Keheranan, Ronny Talapessy Sebut Satu Pistol Richard Eliezer Ada 3 Jenis Peluru, Kok Bisa?

Keterangan Adzan Romer membantah pernyataan Ferdy Sambo pada sidang 8 November lalu yang menyatakan bahwa senjata yang ia jatuh adalah pistol Wilson Combat.

Sebelumnya, Ferdy Sambo juga menyatakan bahwa Brigadir J tewas karena kejadian tembak menembak dengan Bharada E.

Ferdy Sambo juga menyatakan peristiwa tembak menembak itu terjadi sebelum dia tiba di rumah dinas Duren Tiga.***

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Fakta baru
# pembunuhan Brigadir J
# Brigadir J
# skenario
# saksi
# Ferdy Sambo

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.