Martin Simanjuntak Ungkap Janjinya ke Richard Eliezer hingga Bisa Mendapat Vonis Ringan, Ternyata Lakukan Ini

Martin Simanjuntak
Martin Simanjuntak

AYOJAKARTA.COM - Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Martin Simanjuntak, mengungkapkan bahwa 'gerakan bawah tanah' dalam kasus perkara Ferdy Sambo Cs ini sudah ada sejak awal. 

Martin menjelaskan bahwa pihaknya secara resmi melaporkan kasus perkara pembunuhan berencana Yosua ke Bareskrim Polri pada 18 Juli 2022 lalu.

Dari awal pelaporan sampai proses persidangan timnya mengalami jatuh sakit tetapi masih bisa sembuh.

Baca Juga: Sempat Merasa Terancam, Martin Simanjuntak Sempat Berniat Untuk Boyong Keluarga ke Prancis

Selain itu, Martin Simanjuntak juga mengungkapkan bahwa kemenangan yang diterima oleh keluarga Yosua ini sangat besar dengan vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim daripada tuntutan Jaksa.

"Tuntutan jaksa pada Ferdy Sambo tidak maksimal tapi divonis hakim maksimal merupakan kemenangan keluarga, kemenangan untuk rakyat Indonesia. Meskipun ini kekalahan yang sangat besar dan mengalami kedukaan bagi keluarga besar Bapak Ferdy Sambo, " kata Martin.

Ia juga meminta pihak Ferdy Sambo untuk bisa segera melakukan banding atas putusan vonis hakim pada 13 Februari 2023 lalu.

Baca Juga: PGI Tolak Hukuman Mati Ferdy Sambo, Martin Simanjuntak: Nyawa Balas Nyawa, Berangkat dari Keinginan Keluarga

Kemudian Martin juga mengungkapkan bahwa kemenangan berikutnya terkait vonis Putri Candrawathi yang dihukum pidana 20 tahun penjara.

Di mana sebelumnya Jaksa hanya memberikan tuntutan delapan tahun karena tidak mencegah perbuatan suaminya.

Namun pada kesimpulannya jaksa menilai bahwa perbuatan Putri ini menjadi pemicu tindakan pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo.

Baca Juga: Martin Simanjuntak Beberkan Alasan Kenapa Sosok Seperti Richard Eliezer Masih Dibutuhkan di Kepolisian

Dikarenakan adanya laporan tentang pemerkosaan Putri Candrawathi yang dilakukan Yosua, tapi justru oleh jaksa dituding sebagai perselingkuhan dalam perkara tersebut.

"Hakim memvonis Putri 20 tahun, keluarga akhirnya senang,Ricky 13 tahun dan kuat 15 tahun di vonis hakim juga membuat senang meskipun pada waktu itu tuntutan jaksa hanya 8 tahun, " ucap Martin dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia.

Sementara itu terkait vonis hakim pada Richard Eliezer ini memang sedikit berbeda karena ia sudah mendapat maaf dari keluarga almarhum Yosua.

Baca Juga: Cerita Martin Simanjuntak Ngaku Dapat Teror saat Bela Brigadir J hingga Minta Anak Istri Ngungsi ke Perancis

Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa ketika pihaknya merilis tentang permintaan maaf kepada keluarga Yosua diantara kelima terdakwa hanya Richard Eliezer saja yang mengakui perbuatannya dan meminta maaf atas tindakan yang dilakukannya pada almarhum Yosua.

"Pada saat Richard Eliezer ditetapkan sebagai tersangka dengan posisi kasusnya sebagai pelaku utama dalam skenario tembak menembak. Kemudian Richard mengaku salah dan ia juga mengatakan bahwa kejadian sebenarnya bukan tembak menembak melainkan kasus pembunuhan berencana, " kata Martin yang dikutip dalam podcast Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, Selasa (21/2).

Richard juga mengatakan bahwa pada saat kejadian pembunuhan tersebut Ferdy Sambo berada di tempat kejadian. Tak hanya sampai disitu, ia juga mengatakan kalau tidak ada kasus pelecehan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi.

Baca Juga: Ferdy Sambo Bergerak Lawan Hukuman Mati, Martin Simanjuntak Justru Beri Bocoran Agar Sukses

Dari pernyataan Richard inilah yang akhirnya membuat Martin simpati atas kejujurannya dalam membuka misteri kasus pembunuhan Yosua. Martin juga berjanji kepada Richard kalau keluarga Yosua akan memaafkan dia apabila dia berani berkata jujur dan disaksikan oleh Ronny Talapessy sebagai kuasa hukumnya pada waktu itu.

"Pada saat rekontruksi saya ketemu dia dan didampingi oleh Bang Ronny disitu saya tepuk, lalu say bilang ke Bang Ronny saya akan doain dia. Saya minta Richard untuk jujur dan jangan ada yang ditutup-tutupi, "kata Martin lagi yang dikutip ayojakarta.com.

Selanjutnya Martin juga meminta kesaksian Richard dari awal disampaikan dengan juga sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi agar kasus ini menjadi terang benderang.

"Saya janjikan sama kamu, ini saksi nya ada Bang Ronny. Saya pasti keluarga akan memaafkan kamu, " jelas Martin lebih lanjut. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Richard Eliezer
# Yosua
# Martin Simanjuntak
# pembunuhan berencana
# Ferdy Sambo
# persidangan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).