Kisah Kamaruddin Simanjuntak Hidup Sederhana hingga Pernah Alami Kebutaan: Saya Marah Kepada Tuhan

Kisah Kamaruddin Simanjuntak Hidup Sederhana hingga Pernah Alami Kebutaan
Kisah Kamaruddin Simanjuntak Hidup Sederhana hingga Pernah Alami Kebutaan

AYOJAKARTA.COM - Rupanya masih banyak kisah menarik dari sosok Kamaruddin Simanjuntak.

Diketahui, Kamaruddin Simanjuntak juga menjadi salah satu orang yang disorot dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Bagaimana tidak, sebagai pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak sangat vokal dalam membela dan meminta keadilan untuk kliennya.

Baca Juga: Menohok, Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Skenario Putri Candrawathi Sebagai Korban Pelecehan, Begini Katanya

Namun siapa sangka, banyak kisah yang dialami Kamaruddin Simanjuntak sebelum dirinya sesukses sekarang.

Bahkan yang mengejutkannya, Kamaruddin Simanjuntak pernah mengalami kebutaan.

Hal itu diceritakan Kamaruddin Simanjuntak melalui kanal YouTube Irma Hutabarat pada Senin (26/9/2022).

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Sosok Penyuap Istana yang Bantu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Siapa?

Sebelum sukses menjadi pengacara hebat seperti sekarang, Kamaruddin mengatakan hidupnya sangat sederhana.

Lantas apa yang menyebabkan Kamaruddin Simanjuntak mengalami kebutaan?

Dikutip AyoJakarta.com dari Teras Gorontalo dengan judul "Terkuak Kamaruddin Simanjuntak Akui Pernah Buta, Pengacara Brigadir J: Geram Kepada Tuhan, Pemerintah...".

Baca Juga: Meski Ferdy Sambo Dipecat Kamaruddin Simanjuntak Belum Puas, Ini yang Dia Inginkan!

Kamaruddin Simanjuntak, menceritakan sekitar 25 tahun lalu dirinya sudah mampu membuat rumah yang bagus untuk orang tuanya.

“Waktu belum kawin, di zaman itu saya (Kamaruddin Simanjuntak,red) bangun rumah sudah bagus pada zaman itu."

“Semacam duplikasi rumah pejabat daerah buat orang tua," kenang pengacara Brigadir J itu.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Kebohongan Ferdy Sambo hingga Singgung Soal Kekuatan 'Amplop'

Lanjut pengacara pemberani itu, mengatakan karena itu muncul permasalahan.

 

“Orang-orang Batak yang sukses merantau di Jakarta dari kampung kami, irih," sebutnya.

Irihnya, itu dijelaskan Kamaruddin Simanjuntak dikarenakan kenapa bangun rumah bagus di kampung seperti itu.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J: Putri Candrawathi Ancam Ferdy Sambo

“Kamu ngapain sok hebat bangun-bangun rumah bagus begitu di Kampung."

“Mending kamu kuliah atau bangun kau. Kau aja masih ngontrak," ingat Kamaruddin Simanjuntak, mengulangi perkataan orang pada masa itu.

Diceritakan lagi, bahwa pada zaman itu rumah orang tua kami di zaman itu sudah paling bagus di kampung.

Baca Juga: Pernah Alami Kebutaan, Kamaruddin Simanjuntak Cerita Terpuruk Saat Tragedi Mei 98

“Karena rumah paling bagus ketika itu. Rumah orang tua saya di kampung kami," paparnya.

Bahkan, disebut pengacara Brigadir J itu, meski ada yang sudah bergelar S2 dan Doktor rumah orang tuanya masih reot di kampung.

“Jadi, yang sudah S2, Doktor rumah orangtuanya masih reot gitu yah."

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Cerita Masa Lalunya Pernah Menjadi PKL dan Tinggal Di Kolong Jembatan

“Rata-rata yang manggil saya dimarahin. Kamu itu harus ngurus dirimu dulu kamu tak kuliah. Ngapain bikin rumah di kampung sampai seperti begitu," katanya.

 

Sontak, aktivis perempuan Irma Hutabarat menyebutkan, bahwa itu yang membuat Ito (panggilan Kamaruddin Simanjuntak) berkah hidupnya.

 

“Karena memikirkan orang tua lebih dulu," kata Irma Hutabarat.

Baca Juga: Terkuak! Putri Candrawathi Lebih Percaya Brigadir J, Om Kuat Iri, Kamaruddin Simanjuntak: Dia Ingin Berkuasa

Sambung Kamaruddin Simanjuntak, memang waktu itu orang tua ngeluh ‘waduh rumah kita masih kayu, rumah orang lain mulai beton' keluh orang tua Kamaruddin Simajuntak.

Jadi, karena itu saya bangun rumah tersebut.

“Sekira tahun 90-an, saya bangun rumah itu dengan modal berkisar 35 jutaan." kenangnya lagi.

Baca Juga: Disebut Menyerah pada Kasus Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan Irma Hutabarat: Kata Siapa Kami Mundur?

“Sekira tahun 1996-1997 itu waktu masa jaya saya, karena saya pembisnis," tambahnya.

Dikatakannya lagi, saat tahun 1998 itu saya mengalami kebangkrutan.

“Karena pembakaran itu," sebutnya.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J: Putri Candrawathi Ancam Ferdy Sambo

Ketika bangkrut, Kamaruddin Simanjuntak mengaku mengalami kebutaan, karena marah pada semuanya.

 

“Saya buta, karena marah kepada Tuhan, kepada Pemerintah, kepada Mahasiswa. Karena dibakar waktu itu," ujarnya.

Saat itu, tragedi Mei 1998 karena marah yang tak terkendali saya mengalami kebutaan.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Minta Maaf Belum Bisa Tuntaskan Kasus Brigadir J, Kecewa Terhadap Kinerja Polri

 

“Jadi saya sempat buta, bahkan pacar saya kala itu saya bilang tinggalkan saja," ungkapnya.

Itu akibat saya marah kepada semuanya, badan saya mengalami panas yang tinggi.

“Kebutaan itu, sekira beberapa bulan saja," tukasnya. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kisah Kamaruddin SImanjuntak
# Kamaruddin Simanjuntak pernah alami kebutaan
# kebutaan
# Irma Hutabarat
# Brigadir J
# Kamaruddin Simanjuntak

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).