AYOJAKARTA.COM - Bulan Ramadan merupakan bulan mulia. Allah SWT akan melipatgandakan semua pahala atas setiap ibadah yang kita lakukan.
Bukan hanya itu saja, di bulan Ramadan, Allah SWT akan membukakan pintu maaf seluas-luasnya kepada hambanya.
Di bulan Ramadan, Allah SWT juga melarang hambanya untuk tidak melakukan hal-hal yang mengakibatkan mendapatkan dosa yang sangat besar.
Di bulan Ramadan, Allah SWT mewajibkan untuk seluruh hambanya untuk melakukan puasa di siang hari, tidak diperbolehkan untuk makan dan minum di siang hari.
Bukan hanya itu, Allah SWT juga melarang berzina, bahkan Allah SWT melarang hubungan suami istri di siang hari.
Bukan hanya di bulan Ramadan saja, di bulan-bulan lainnya pun Allah SWT menyuruh hambanya untuk menjauhi zina.
Baca Juga: Hukum Mencicipi Masakan Saat Berpuasa Boleh Atau Tidak? Begini Jawaban Buya Yahya
Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube Al-Bahjah TV pada Minggu (26/3), Buya Yahya menjelaskan bahwa berzina di bulan Ramadan merupakan dosa yang sangat besar.
Beliau juga mengatakan bahwa zina merupakan salah satu perbuatan yang sangat hina.
“Zina saja sudah merupakan kehinaan, bagaimana kemudian dilakukan di bulan Ramadan,” kata Buya Yahya.
Bahkan, Buya Yahya menyebutkan bahwa hubungan suami istri yang sudah halal pun apabila dilakukan di siang hari ketika bulan Ramadan juga akan mendapatkan dosa yang besar.
“Suami istri saja kalau melakukan hubungan itu di bulan Ramadan di siang hari dosanya gede, bagaimana dilakukan dengan berzina,” sebutnya.
Buya Yahya mengucapkan bahwa perbuatan zina yang dilakukan di bulan Ramadan biasanya bukan perbuatan yang pertama kali dilakukan.
Baca Juga: 3 Sunah Buka Puasa Menurut Nabi Muhammad SAW dari Doa hingga Makan Kurma, Begini Kata Buya Yahya!
Pada bulan-bulan sebelumnya pasti sudah sering melakukan zina.
Beliau mengatakan bahwa hukuman bagi seseorang yang melakukan zina di bulan Ramadan sangatlah sadis.
Bagi seorang perawan yang melakukan zina maka akan dicambuk sebanyak 100 kali. Bukan hanya itu saja, ia akan diasingkan ke tempat yang jauh agar nama baiknya kembali dan tidak dikenal sebagai pezina di tempat yang baru.
Baca Juga: Jangan Skip Sahur Puasa Ramadan, Buya Yahya Ungkap Keberkahan Luar Biasa dan Waktu Terbaik
Sedangkan bagi pasangan suami istri yang melakukan zina maka akan dirajam sampai mati.
“Itu hukumannya harus dipahami, akan tetapi hukuman rajam dan cambuk itu adalah di saat sudah ada pengakuan kepada hakim atau ditemukan oleh empat saksi,” ujar Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, yang terpenting dalam menyikapi zina yang pernah dilakukan adalah kita harus menyadari bahwasanya apa yang pernah diperbuat adalah dosa besar.
Lalu kemudian, hal pertama yang harus dilakukan adalah menguatkan kesadaran diri untuk melakukan taubat.
Bukan hanya itu, Buya Yahya juga menyarankan agar lebih baik zina yang pernah kita lakukan untuk disimpan jangan disampaikan kepada orang lain.
“Maka lebih baik anda simpan antara anda dengan Allah SWT,” katanya.
Baca Juga: Hati-hati! Buya Yahya Sebut Menangis Membatalkan Puasa Ramadan Jika…
Buya yahya juga menjelaskan bahwa orang yang pernah melakukan zina harus berjanji untuk tidak akan mengulanginya dan tulus dalam bertaubat.
“Berjanji untuk tidak mengulangi lagi dan tuluslah anda dalam bertobat,” pungkas Buya Yahya.***

Share this article
Buya Yahya menjelaskan bahwa berzina di bulan Ramadan merupakan dosa yang sangat besar, bahkan hukumannya mengerikan.